Meledak! Jusuf Kalla 'Bongkar Kartu': Kasih Tahu Semua Buzzers, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!

AKURAT BANTEN – Atmosfer politik tanah air mendadak memanas setelah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), mengeluarkan pernyataan menohok yang tak terduga.
Di tengah tudingan miring yang menyeret namanya dalam isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, JK akhirnya "turun gunung" dan meluruskan sejarah dengan pernyataan yang sangat tajam.
"Kasih tahu semua itu termul-termul (buzzer), Jokowi jadi presiden karena saya!" tegas JK dengan nada bicara yang meledak-ledak di kediamannya, Jakarta Selatan.
Pernyataan ini bukan sekadar gertakan sambal. JK membeberkan fakta-fakta sejarah yang selama ini mungkin terlupakan oleh publik tentang bagaimana sang "Anak Solo" itu bisa melenggang ke kursi RI-1.
Baca Juga: Jusuf Kalla vs Ahli Forensik: Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Makin Ruwet dan Memanas?
1. Aktor Utama di Balik Hijrahnya Jokowi ke Jakarta
JK mengingatkan publik bahwa tanpa campur tangannya, karier politik Jokowi mungkin hanya akan mentok di Solo.
Dialah sosok yang menyodorkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.
"Dia tidak jadi Gubernur kalau bukan saya, mengerti?" imbuhnya. JK menegaskan bahwa dirinya lah yang membujuk Ibu Mega untuk membawa Jokowi ke kancah nasional.
Baca Juga: Dituduh Dalangi Isu Ijazah Joko Widodo, Jusuf Kalla Beri Jawaban Tak Terduga
2. Megawati Menolak Tanda Tangan Tanpa JK
Fakta yang lebih mengejutkan terungkap saat JK menceritakan detik-detik pencalonan Presiden pada 2014.
Awalnya, JK mengaku ingin pensiun dan pulang ke Makassar. Namun, Megawati justru memberikan syarat mutlak.
"Ibu Mega kasih tahu saya, dia tidak mau tanda tangan (pencalonan Jokowi) kalau saya bukan wakilnya," ungkap JK.
Alasannya jelas: Megawati menganggap Jokowi saat itu belum memiliki pengalaman yang cukup di tingkat nasional dan membutuhkan sosok senior yang ahli di bidang pemerintahan untuk membimbingnya agar "negeri ini tidak rusak".
Baca Juga: Jusuf Kalla Dilaporkan Eks Relawan Jokowi, Isu Ijazah Diduga Bermuatan Politik
3. Tantangan Terbuka untuk Jokowi: "Sudahlah, Kasih Lihat Saja Ijazahnya"
Selain bicara soal jasa politiknya, JK juga mengomentari isu ijazah palsu Jokowi yang kembali mencuat dan menyeret namanya.
JK dituduh mendanai gerakan yang mempersoalkan ijazah tersebut—tudingan yang ia sebut sebagai fitnah keji.
Dengan nada kesal namun rasional, JK memberikan saran terbuka kepada mantan pasangannya tersebut. "Sudahlah Pak Jokowi, kasih lihat ijazah saja. Saya yakin itu asli, tapi kenapa tidak dikasih lihat? Jangan biarkan masyarakat berkelahi sendiri selama bertahun-tahun karena hal ini," cetus JK.
Baca Juga: Tuduhan Penistaan Agama ke Jusuf Kalla, Akademisi Universitas Muhammadiyah: 'Dinilai Mengada-ada'
Mengapa Ini Menjadi Sinyal Bahaya?
Pernyataan JK ini bukan sekadar nostalgia politik. Ini adalah pesan keras kepada para pendukung fanatik atau "buzzer" yang kerap menyerang para tokoh senior.
JK seolah ingin menegaskan posisi tawarnya sebagai kingmaker yang tidak bisa diremehkan begitu saja.
Apakah pengakuan "Buka-bukaan" JK ini akan mengubah peta persepsi publik terhadap transisi kepemimpinan nasional?
Yang jelas, JK telah melempar bola panas yang memaksa semua pihak untuk melihat kembali sejarah perjalanan kekuasaan di Indonesia.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










